15 Kiat Optimasi Speed Website Dengan Laravel Untuk Pemula

15 Kiat Optimasi Speed Website Laravel Untuk Pemula

Anjrahweb.com – Pernahkah kamu membuka sebuah website, tunggu beberapa detik, lalu langsung tutup karena kelamaan? Kamu tidak sendirian. Riset menunjukkan bahwa pengunjung modern punya kesabaran sangat tipis. Kalau halaman tidak muncul dalam 3 detik, lebih dari setengah pengunjung akan pergi. Google juga lebih suka website yang cepat, karena kecepatan jadi salah satu faktor penentu di algoritma peringkat pencarian.

Dan yang paling menyakitkan, konversi penjualan turun drastis kalau website lambat. Pengunjung yang sudah hampir checkout bisa batal hanya karena tombol loading terlalu lama muncul.

Bayangkan website itu seperti restoran. Pelanggan datang, duduk, lalu pesan makanan. Kalau makanan lama keluar dari dapur, pelanggan akan kesal dan pergi ke restoran sebelah. Kecepatan website itu sama dengan kecepatan dapur menyajikan makanan. Semakin cepat dapur bekerja, semakin puas pelanggan, semakin banyak mereka kembali lagi. Dapur yang lambat bukan hanya membuat pelanggan pergi, tapi juga bikin reputasi restoran turun di mata orang lain.

Banyak vibecoder pemula yang baru mulai pakai Laravel fokusnya hanya ke fitur. Mau tambah halaman ini, fitur itu, modul baru ini. Speed website sering dilupakan sampai traffic mulai tumbuh dan pengunjung mengeluh. Padahal optimasi speed itu seperti membayar utang teknis yang wajar dibayar saat website mulai ramai. Utang teknis ini kalau dibiarkan akan menumpuk dan makin sulit dibayar.

Lebih baik mulai perbaiki sedikit demi sedikit sekarang, daripada panik nanti saat website sudah ramai pengunjung dan server mulai merintih.Continue reading

Apa Itu Docker, Cara Install Docker di PC Windows Untuk Hermes?

apa itu docker apakah docker bisa di install di wsl windows hermes

Banyak aplikasi AI agent sekarang meminta kita memasang Docker.

Bagi pemula seperti saya, Docker sering terlihat seperti sesuatu yang rumit.

Padahal, konsep dasarnya cukup sederhana, dari yang saya pahami, Docker membantu kita menjalankan aplikasi di dalam lingkungan yang terpisah agar tidak mengganggu aplikasi lain.

Dalam praktiknya, Docker sangat berguna ketika kita memiliki beberapa aplikasi dengan kebutuhan yang berbeda-beda.

Satu aplikasi mungkin membutuhkan Node.js, aplikasi lain membutuhkan Go, aplikasi berikutnya membutuhkan PHP 8.2, sedangkan aplikasi lain membutuhkan PHP 8.3.

Tanpa isolasi, semua aplikasi tersebut bisa saling berebut versi dependency.

Ketika PHP di-upgrade untuk satu aplikasi, aplikasi lain bisa ikut rusak. Docker membantu setiap aplikasi memiliki “ruang” dan kebutuhan teknisnya sendiri.Continue reading

SEO, AEO, GEO, AIO, dan SXO Itu Apa Sih?

SEO, AEO, GEO, AIO, dan SXO Itu Apa Sih

Kalau saya punya website untuk bisnis, tentu saya ingin website tersebut ramai pengunjung. Bukan sekadar punya alamat website sendiri, lalu berharap orang datang. Saya ingin ketika calon pelanggan mencari informasi yang berkaitan dengan produk atau jasa saya, mereka bisa menemukan website saya.

Masalahnya, mendatangkan pengunjung ke website ternyata tidak cukup hanya dengan membuat website dan menulis beberapa artikel. Cara orang mencari informasi di internet juga terus berubah. Selain mesin pencari seperti Google, sekarang orang semakin sering mendapatkan jawaban melalui fitur pencarian berbasis AI dan chatbot AI.

Karena itu, kalau tujuan kita adalah mendapatkan pengunjung dari internet, kita perlu memahami beberapa lapisan optimasi. Mulai dari SEO, AEO, GEO, AIO, sampai SXO. Istilahnya memang terdengar teknis, tetapi sebenarnya konsep dasarnya cukup sederhana.

Intinya adalah membuat website lebih mudah ditemukan, memberikan jawaban yang tepat, membuat bisnis lebih mudah dipahami, membangun kepercayaan, dan memastikan pengunjung yang sudah datang tidak pergi begitu saja.

Continue reading

Trello Alternatif, Gratis Bikin Trello Sendiri Pakai Vikunja Aja

trello alternatif alternatif trello self hosting trello gratis di vps sendiri

Kalau Anda sudah lama menggunakan Trello, mungkin merasakan hal yang sama seperti saya. Dulu versi gratisnya sudah lebih dari cukup untuk mengatur pekerjaan, membuat daftar tugas, hingga berkolaborasi dengan tim. Namun seiring waktu, semakin banyak fitur yang dibatasi sehingga untuk kebutuhan yang mulai berkembang kita dipaksa mempertimbangkan paket berbayar.

Bagi perusahaan besar mungkin biaya tersebut bukan masalah. Namun bagi UMKM, digital agency, content creator, freelancer, maupun pengusaha yang sedang bertumbuh, biaya langganan software sedikit demi sedikit bisa menjadi beban operasional yang cukup besar.

Saya kemudian berpikir sederhana. Saya sudah memiliki VPS untuk menjalankan beberapa website WordPress dan aplikasi internal. Resource server masih cukup longgar. Daripada terus membayar software setiap bulan, kenapa tidak memanfaatkan server yang sudah ada untuk memasang aplikasi sendiri?

Setelah mencoba beberapa alternatif, akhirnya saya memilih Vikunja, sebuah aplikasi open source yang memiliki konsep mirip Trello. Yang membuat prosesnya jauh lebih mudah adalah saya dibantu AI saat instalasi dan konfigurasi sehingga pekerjaan yang dulu terasa rumit sekarang bisa diselesaikan jauh lebih cepat.

Continue reading

FRAME-12, Jawaban Mengapa AI Coding Sering Keluar Jalur?

FRAME-12, Jawaban Mengapa AI Coding Sering Keluar Jalur

Beberapa waktu lalu saya membagikan sebuah postingan Ai Coding sederhana di media sosial tentang bagaimana saya biasanya memulai sebuah project ketika menggunakan AI Coding.

Workflow yang saya bagikan saat itu sebenarnya sangat sederhana.

Problem
↓
PRD
↓
Architecture
↓
Database
↓
Flow
↓
Decision
↓
Coding

Di luar dugaan, postingan tersebut memancing diskusi yang sangat menarik.

Banyak programmer senior, software engineer, software architect, hingga developer yang sudah berpengalaman bertahun-tahun ikut memberikan masukan.

Bahkan beberapa di antaranya membagikan pengalaman membangun ERP, SaaS, marketplace, hingga payment gateway.Continue reading